Merdeka17.id – BGP Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Arianto Batara terus bergerak melakukan peningkatan mutu guru, yakni kegiatan yang dikemas menjadi Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru (Penguatan Komite Pembelajaran Program Sekolah Penggerak Angkatan I) Provinsi Sulut, pada Rabu-Jumat, 1-3 Mei 2024 di Swiss-Belhotel Maleosan Manado.
Acara yang dibuka secara online oleh Kepala BGP Provinsi Sulut, diikuti sebanyak 82 peserta dari 41 Sekolah Penggerak Angkatan I, yakni dari Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terpantau sangat antusias dilakoni oleh para Guru Komite Pembelajaran. Mereka berpartisipasi aktif di setiap sesi pembelajaran, serta saling berbagi pengalaman baik antarpeserta maupun pengajar.

Apalagi kegiatan ini menghadirkan para pengajar yang benar-benar handal yang tidak diragukan lagi kapasitasnya. Selain itu, mereka sudah tidak asing bagi insan pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara yang selalu berpartisipasi dalam beberapa kegiatan di BGP Provinsi Sulut.
Sebut saja: Novie Rompis, S.Fils., M.Pd. (Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon), Riva Rori, M.Pd. (Kepala SMP Negeri 15 Manado yang adalah Duta Teknologi Kemdikbudristek), Riny C. Kumendong, S.S., M.Pd. (Fasilitator Guru Penggerak), dan Tim Fasilitator Nasional P5 Provinsi Sulut.
Tujuan dari kegiatan ini, menurut panitia, adalah menguatkan pemahaman tentang Guru Komite Pembelajaran Program Sekolah Penggerak Angkatan I terkait Kurikulum Merdeka, yakni: menyingkapkan filosofi Kurikulum Merdeka; meningkatkan kompetensi pedagogi; meningkatkan wawasan tentang pendekatan berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila; dan menguatkan peran guru sebagai coach bagi murid.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BGP Provinsi Sulut dan selalu menjadi impian para guru ini menghadirkan Dr. Nancy Susiana, M.Pd. yang adalah Ketua STKIP Surya Tangerang. Dalam sambutan penutupnya beliau mengatakan, seluruh peserta dapat menjadi role model yang sejati, fasilitator yang handal yang berfokus pada tumbuh kembang peserta didik sebagai bukti bahwa pendidik sangat mengasihi peserta didiknya.***
Kontributor: Gideon Lele
Editor: Iwan Ngadiman

