“Segala ‘jalan air’ yang berkelok-kelok dan tidak semestinya, harus ‘diluruskan’ kembali ke jalannya yang sebenarnya,” kata Alvin Pongtuluran diplomatis memberi ilustrasi.
Manado, Merdeka17.id – Pengurus IKA Fakultas Peternakan UNSRAT kecewa berat dengan pelantikan para dekan di lingkungan UNSRAT yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026. Pasalnya, dalam undangan bernomor 1541/UN12/KP/2026 yang ditandatangani oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ternyata Dekan terpilih Sintya J.K. Umboh tidak diundang sehingga tidak dilantik.
Di hari yang sama, bertempat di Ruang Rapat Rektor, Rektor UNSRAT mengangkat Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan Fakultas Peternakan UNSRAT Ralfie Pinasang (Wakil Rektor III Unsrat).
Wakil Ketua 1 IKA Fapet UNSRAT Ir. Abraham F. Pendong, M.Sc. yang didampingi Ir. Alvin Pongtuluran, M.Si. menyatakan kekecewaan mereka dengan tidak diundang serta tidak dilantiknya dekan terpilih Sintya J.K. Umboh. “Kami menyatakan protes dan akan mengambil langkah-langkah tertentu untuk mengatasi masalah ini dengan Rektor UNSRAT.”
Baik Abraham F. Pendong maupun Alvin Pongtuluran pun menyesalkan, kenapa pada saat akan dilantik malah disuruh mengundurkan diri. Kehadiran IKA Fapet UNSRAT dalam kasus Sintya ini untuk memberikan pencerahan kepada pihak UNSRAT agar bisa bertindak profesional.
“Segala ‘jalan air’ yang berkelok-kelok dan tidak semestinya, harus ‘diluruskan’ kembali ke jalannya yang sebenarnya,” kata Alvin Pongtuluran diplomatis memberi ilustrasi.
Staf Khusus Gubernur Main Mata?
Beberapa spekulasi mencuat. Anggota Senat UNSRAT yang enggan namanya ditulis menyebutkan bahwa dekan terpilih Sintya J.K. Umboh disuruh membuat Surat Pengunduran Diri karena ulah salah seorang Staf Khusus Gubernur Sulut.
Dari Fapet UNSRAT santer dibicarakan bahwa Staf Khusus yang dimaksud menginginkan jika kerabatnya yang menjadi dekan Fapet untuk periode saat ini. Padahal, dalam penjaringan 3 besar bakal calon dekan saja kerabat yang dimaksud tidak lolos.
Sumber pun mengait-ngaitkan dengan dipanggilnya Rektor UNSRAT oleh pihak kepolisian akhir-akhir ini terkait beberapa masalah untuk membuat mental Rektor drop. “Pak Rektor sepertinya dalam tekanan,” jelasnya seraya menambahkan bahwa, diduga, karena itulah Rektor harus meluluskan permintaan oknum tertentu yang bermain di belakang layar.
Belum Direspon
Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Pariwisata Dr. Drevy Malalantang yang dikonfirmasi via HP +62 852-5691-.… pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.16 WITA namun hingga pukul 22.23 WITA tidak merespon.
Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang juga dikonfirmasi melalui HP pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.42 WITA karena salah satu Staf Khusus-nya dikait-kaitkan dengan masalah ini, hingga 22.23 WITA belum merespon.
Pejabat Baru
Tercatat mereka yang dilantik adalah Dekan Fakultas Teknik Liany Amelia Hendratta, Dekan Fakultas Pertanian Dedie Tooy, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Ockstan Jurike Kalesaran, dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Golda Juliet Tulung.
Pelantikan di Lantai 4 Rektorat UNSRAT bersamaan dengan pelantikan Anggota Senat UNSRAT, Senat Fakultas, Kepala UPA Laboratorium Terpadu, dan Kepala Pusat Urusan Internasional.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

