Polda Sulut mengerahkan ratusan personel Polri dari fungsi Samapta dan Brimob ke lokasi bencana untuk mempercepat pemulihan, mengerahkan sarana dan prasana SAR untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana, juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako guna meringankan beban ekonomi warga yang aktivitasnya lumpuh total akibat bencana.
Kabupaten Bolaang Mongondow, Merdeka17.id – Wakapolda Sulut Awi Setiyono meninjau penanganan darurat pascabanjir bandang di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis, 28 Mei 2026.
Banjir bandang yang melanda empat desa di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WITA ini berdampak bagi 601 warga. Data sementara BPBD mencatat sebanyak 134 rumah terdampak dengan total 181 kepala keluarga atau 601 jiwa.
Keempat desa tersebut, yakni: Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow selama sepekan terakhir. Akibatnya, Sungai Botuk meluap setinggi satu hingga 1,5 meter, membawa material kayu dan lumpur ke permukiman warga.
Peninjauan dan pemantauan dilakukan oleh Wakapolda Awi Setiyono, Danrem 131 Santiago Martin Susilo M. Turnip, juga Kabid Humas Polda Sulut Alamsyah P. Hasibuan. Kehadiran Wakapolda Sulut disambut Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Wakil Bupati Dony Lumenta, Kapolres Bolmong Lido R. Antoro, dan Dandim Bolmong.
Wakapolda Sulut Awi Setiyono berdialog dengan warga yang rumahnya dipenuhi material banjir untuk memetakan kebutuhan mendesak mereka. ”Polri hadir bersama masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang terdampak mendapat bantuan dan penanganan secara cepat. Keselamatan warga dan pemulihan wilayah terdampak menjadi perhatian utama kami,” tegas Wakapolda.

Polda Sulut mengerahkan ratusan personel Polri dari fungsi Samapta dan Brimob ke lokasi bencana untuk mempercepat pemulihan, mengerahkan sarana dan prasana SAR untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana, juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako guna meringankan beban ekonomi warga yang aktivitasnya lumpuh total akibat bencana.
Bupati Bolmong bersama jajaran TNI-Polri menyatakan akan terus berkoordinasi secara ketat demi mempercepat pemulihan infrastruktur. Hingga Kamis siang, situasi keamanan di wilayah terdampak dilaporkan tetap kondusif dan posko darurat terus disiagakan untuk mengantisipasi adanya hujan susulan.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

