Manado, Merdeka17.id – Ketua Tim Pemenangan YSK-Victory–Ramoy Markus Luntungan– mengecam keras pembabatan sejumlah pohon kayu di Gelora Wolter Mongisidi, Sario, Manado, Provinsi Sulawesi Utara atas perintah Kadis Kepemudaan dan Olah Raga Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jemmy Ringkuangan beberapa waktu lalu.
Hal itu dikatakan Ramoy Markus Luntungan saat chit-chat dengan media ini di ruang kerjanya di Lantai 8, Bank BSG (Bank Sulut Gorontalo) pada Senin, 26 Mei 2025 pukul 13.30 WITA. Saat ini, beliau dipercayakan oleh Gubernur Yulius Selvanus sebagai Komisaris Utama Bank BSG.
Ramoy Markus Luntungan adalah ring satu dari Gubernur Yulius Selvanus, mengaku bahwa dia adalah pencinta olah raga sekaligus komunitas olah raga di Sulawesi Utara yang menjadikan Gelora Wolter Mongisidi sebagai tempat favoritnya untuk berolah raga.
Sebelumnya, pemerhati lingkungan hidup Ariet Timbuleng berpendapat, “Perbuatan ini, bisa dikategorikan pengrusakan lingkungan hidup.”
Kayunya ke Mana?
Penelusuran media ini pada Sabtu, 17 Mei 2025 lalu, ternyata jumlah pohon kayu yang dibabat berjumlah 24 pohon, yakni: 3 pohon kelapa, mahoni, lingua, dan beringin.
Untuk itu, Ramoy Markus Luntungan menyayangkan dengan dibabatnya pohon-pohon kayu tersebut maka fungsinya sebagai paru-paru Kota Manado terganggu. “Keterlaluan,” begitu komentar singkatnya.
Diapun menjelaskan bahwa akibat pembabatan itu maka suplai oksigen O2 berkurang, begitu juga dengan penyerapan CO2.
Ramoy Markus Luntungan mendorong wartawan untuk mengungkap, limbah pohon kayu tersebut ada di mana. “Ini pelanggaran berat,” sesalnya.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

