“Kalau bayar telat, mereka cepat bertindak. Tapi begitu pelayanan bermasalah, mereka diam. Tidak ada penjelasan, tidak ada permintaan maaf,” ujar warga.
Pineleng, Merdeka17.id – Warga Perumahan Griya Warembungan Lestari (Lestari 4), Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa mengeluhkan layanan air bersih ke rumah-rumah tampak keruh, berwarna hitam, kotor, dan becek sehingga tidak bisa dikonsumsi. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 15 November 2025 saat air mengalir pukul 17.00-18.00 WITA.
“Airnya tidak bisa dipakai. Semua tampungan kami buang. Ini bukan kesalahan kecil lagi. Ini merugikan seluruh warga,” kata warga sebagaimana dilansir dari Prosulut.com jaringan Merdeka17.id.
Masalah ini sudah dilaporkan warga kepada pengelola air via pesan WhatsApp namun hingga berita ini diturunkan tidak direspon apalagi memberi penjelasan, meski kejadian ini berdampak langsung ke ratusan pengguna air di Lestari 4.
Warga menilai, pengelola tidak memiliki standar kontrol kualitas air dan tidak menunjukkan tanggung jawab. Sebaliknya, pengelola selalu menuntut pembayaran tepat waktu, bahkan disertai ancaman pemutusan sambungan apabila terlambat.
“Kalau bayar telat, mereka cepat bertindak. Tapi begitu pelayanan bermasalah, mereka diam. Tidak ada penjelasan, tidak ada permintaan maaf,” ujar warga lain dengan nada kesal.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

