Merdeka17.id – Hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan kreativitas dan ketekunan, yang bisa menghasilkan berbagai produk berkualitas, mulai dari kerajinan tangan sederhana hingga karya seni yang kompleks.
Karya-karya ini tidak hanya menunjukkan keterampilan mereka, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam rumah tahanan berjalan efektif. Begitupun dengan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan Kelas IIA Manado yang dipamerkan pada kegiatan Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) se-Sulut yang berlangsung di LPKA Tomohon pada Jum’at, 07 Desember 2024.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulut Aris Munandar bersama Ketua PIPAS Sulut Ny. Liza Aris Munandar yang berkesempatan mengunjungi stand Pameran Bimkeg Rumah Tahanan Kelas IIA Manado dengan hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan berupa: lampu hias, miniatur batok kelapa, serta olahan keripik yang terbuat dari pisang dan singkong.
Juga Kepala Rumah Tahanan Kelas IIA Manado Widodo yang hadir bersama Ny. Nontje Widodo-Walewangko, dan Kasubsi Bimbingan Kegiatan Rumah Tahanan Kelas IIA Manado Wahyono ikut serta dalam kegiatan pertemuan PIPAS tersebut yang sudah menjadi agenda rutin dan ajang silahturahmi antar UPT Pemasyarakatan se-Sulut.
Kepala Rumah Tahanan Kelas IIA Manado Widodo menjelaskan bahwa bazar ini merupakan hal yang positif untuk menunjang program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Hal yang sama juga disampaikan Kasubsi Bimkeg Rumah Tahanan Kelas IIA Manado Wahyono sebagai penanggung jawab stand pameran Rumah Tahanan Kelas IIA Manado.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian pada Lembaga Pemasyarakatan maupun Rumah Tahanan khususnya di Rumah Tahanan Kelas IIA Manado berjalan dengan baik dengan adanya pembinaan kreatifitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Kelas IIA Manado.”***
Kontributor: Paskalis Mitakda
Editor: Iwan Ngadiman

