Manado, Merdeka17.id – SD Negeri 21 Manado yang terletak di Jalan Kampus Barat, Kelurahan Bahu Lingkungan VI, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan ujian akhir semester (UAS) hari ketiga pada Rabu, 06 Mei 2026.
Pantuan media ini di sekolah tersebut mendapati pelaksanan UAS ini berjalan lancar, tertib, aman, dan terkendali. Ditemani Kepala Sekolah SD Negeri 21 Manado Judhi Candra Yasin, sebanyak 52 murid mengikuti UAS di dua kelas berbeda.
Menurut Judhi Candra Yasin, data riil jumlah murid ada 324 orang di mana 310 murid yang tercatat di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) sedangkan sisanya 14 murid belum tercatat. Mereka pindahan dari sekolah sekitar, dan ada juga dari sekolah daerah lain. Sekolah ini memiliki 12 ruang kelas.
Mengapa belum tercatat di Dapodik (Data Pokok Pendidikan)? “Hal ini disebabkan karena anak-anak itu adalah pindahan yang baru ada dan sementara proses penarikan data di dalam data Dapodik,” jelas Judhi Candra Yasin.
Bagaimana dengan keberadaan gurunya? “Jumlah guru ada 19. Terdiri dari 2 guru P3K penuh waktu, 1 guru paruh waktu, dan 16 guru ASN,” tambahnya.
Walaupun baru dipercayakan sebagai pelaksana tugas kepala sekolah sejak Januari 2026 lalu, Judhi Candra Yasin optimis bisa menjadikan sekolah ini lebih baik lagi. Misalkan dengan melanjutkan program unggulan dari kegiatan ekstra kurikuler, yakni taekwondo di mana latihan dilakukan sebanyak 3 kali seminggu.
“Kalau pembelajaran, program unggulannya masih standar. Dan itu pun sudah sejak tahun 2020 saat saya menjadi guru di sekolah ini,” kata Judhi Candra Yasin.

WC/Toilet Tidak Berfungsi
Dulu, di halaman sekolah ini berdiri dua gedung sekolah, yakni: SD Negeri 121 Manado, dan SD Negeri 21 Manado. Selanjutnya, kedua sekolah ini digabung dan berubah nama menjadi SD Negeri 21 Manado.
Media ini mendapati, di eks SD Negeri 21 Manado terdapat toilet dan 6 (enam) WC yang rusak total, ditutup karena tersumbat sehingga tidak bisa dipakai lagi. Saat ini, para guru dan murid menggunakan 3 (tiga) WC/toilet yang terletak di belakang bangunan dari eks SD Negeri 121 Manado.
Saat dikonfirmasi, “Kami sudah melakukan permintaan proposal ke Dinas (Dinas Dikbud Kota Manado, red) melalui Ibu Kabid. Dan sementara diproses. Katanya, prioritas Dinas untuk perbaikan adalah SD Negeri 21 Manado,” jelas Judhi Candra Yasin.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

