”Pekan disiplin ini sengaja kami gelar untuk meminimalisir pelanggaran anggota. Kita ingin memastikan bahwa setiap personel Polda Sulut benar-benar siap dan menjadi teladan bagi masyarakat.” Kabid Propam Polda Sulut Reindolf Unmehopa
Manado, Merdeka17.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara mengambil langkah tegas untuk menjaga marwah dan integritas institusi. Melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulut menggelar operasi bertajuk “Pekan Disiplin” secara ketat, yang dilaksanakan di Polda dan Polres jajaran di Polda Sulut.
Operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) ini menyasar seluruh anggota Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri, hingga masyarakat umum yang hendak memasuki Markas Komando (Mako) Polda Sulut, berdasarkan Surat Telegram Kapolri melalui Kadiv Propam Polri.
Dimulai pada hari Kamis, 11 Juni 2026 hingga menjelang Hari Bhayangkara 1 Juli 2026, petugas Propam bersiaga di pintu masuk Mako Polda Sulut untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Sasaran pemeriksaan meliputi sikap tampang antara lain pemeriksaan kerapian rambut, jenggot, serta kesesuaian seragam dinas (gampol) bagi anggota Polri, pemeriksaan administrasi perorangan seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta kelengkapan berkendara yaitu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), penggunaan plat nomor resmi, hingga larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong).
Kabid Propam Polda Sulut Reindolf Unmehopa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas menjelang hari besar, melainkan upaya serius untuk meminimalisir segala bentuk pelanggaran di tubuh kepolisian.
”Pekan disiplin ini sengaja kami gelar untuk meminimalisir pelanggaran anggota. Kita ingin memastikan bahwa setiap personel Polda Sulut benar-benar siap dan menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Reindolf Unmehopa, pada Jum’at, 12 Juni 2026.

Ia juga menambahkan bahwa pembenahan internal merupakan syarat mutlak sebelum melakukan penertiban secara luas di tengah masyarakat. ”Prinsipnya adalah penindakan dari dalam dulu. Kita lakukan penegakan disiplin ke dalam internal institusi, baru selanjutnya kita lakukan penegakan keluar,” pungkas Reindolf Unmehopa tegas.
Melalui operasi ini, diharapkan tingkat kedisiplinan personel Polda Sulut semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan lebih optimal dan profesional.***
Sumber: Polda Sulut
Pewarta: Iwan Ngadiman

