Sea (Minahasa), Merdeka17.id – Setelah mendapat lampu hijau dari Puskesmas Pineleng, sebanyak 13 warga dari Perumahan Griya Sea Lestari 2, Desa Sea, Jaga 3, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa melapor pada Rabu, 11 Juni 2025 sekitar pukul 09.30 WITA ke puskesmas tersebut.

Walaupun tidak ada yang digigit langsung oleh anjing yang diduga mengidap rabies namun karena merasa telah terkontaminasi, mereka melaporkan sekaligus mengontrol di Puskesmas Pineleng. Tercatat, 5 keluarga yang mendatangi puskesmas tersebut.
Warga juga merasa cemas karena kucing yang digigit oleh anjing yang diduga terinfeksi rabies tersebut telah mati dan dibuang oleh warga.
Dua Orang Di-vaksin
Setelah berkonsultasi, Kepala Puskesmas Pineleng dr. Evi Kawihardja memutuskan hanya dua orang saja yang akan divaksinasi rabies, yaitu mereka yang terlibat langsung saat menangkap dan mengeksekusi anjing tersebut. Menurut keterangan warga, sebenarnya, masih ada 4 orang lagi–satu adalah anak SMP.
Keempat orang tersebut akan diupayakan datang melapor untuk berkonsultasi sekaligus memeriksakan diri ke petugas Puskesmas Pineleng pada Kamis, 12 Juni 2025.
Setelah melaporkan dan memeriksakan diri ke puskesmas, kini warga pun mulai merasa nyaman karena sudah ada penyuluhan sekaligus tindakan medis dari petugas dan Kepala Puskesmas Pineleng dr. Evi Kawihardja.

Sementara itu, warga masih menunggu perkembangan enam anjing yang divaksin rabies pada Selasa, 10 Juni 2025 setelah digigit oleh anjing yang diduga terinfeksi rabies. “Mudah-mudahan keenam anjing tersebut tetap sehat,” harap warga.***
Pewarta: Iwan Ngadiman
Baca juga: https://merdeka17.id/drama-eksekusi-anjing-yang-diduga-rabies-di-sea/

——————————————–

