Manado, Merdeka17.id – Kendati sudah mendapatkan izin perpanjangan kontrak selama 50 hari kerja sejak 01 Januari 2025 namun pembangunan empat ruang kelas baru (RKB) di SD Inpres Kayuwatu Manado belum juga rampung 100 persen.
Pantauan media ini pada Jum’at, 14 Februari 2025 menunjukkan, sejumlah pekerja sedang mengecat, memasang ubin di tangga naik, aci dinding, dan pasang langit-langit di bagian luar.
Keempat RKB ini dibangun dengan konstruksi dua lantai yang membongkar bangunan lama. Selain itu, ada juga rehabilitasi gedung kantor yang sudah digunakan kembali oleh kepala sekolah. Semuanya menghabiskan anggaran dari DAU sebesar Rp.1,2 miliar.
Pengawas lapangan yang ditemui mengatakan, pekerjaan diperkirakan akan tuntas satu minggu ke depan. Pembangunan agak terlambat karena kondisi cuaca banyak hujan dan lokasi yang sulit memasukkan material.
Lokasi proyek berada di bagian belakang sementara pintu masuk hanya satu dan tidak bisa dimasuki kendaraan sehingga waktu pekerja terbuang dengan mengangkut material dari jalan depan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Kayuwatu Refly Saerang mengatakan, selama proyek berlangsung, para siswa belajar daring dari rumah sebab halaman sekolah dipenuhi dengan material dan rongsokan akibat pembongkaran bangunan lama.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

