Jakarta, Merdeka17.id – Pemerintah resmi menambah kuota liquid petroleum gas (LPG) 3kilogram bersubsidi untuk tahun anggaran 2025. Kebijakan ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 27 November 2025.
Dilansir dari laman Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo secara tegas meminta pasokan LPG subsidi untuk rakyat, khususnya menjelang periode Natal dan Tahun Baru, tidak boleh mengalami kekurangan. Untuk itu, pemerintah menambah kuota sekitar 350 ribu ton dari rencana awal.
“Tadi dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Bapak Presiden menyangkut dengan LPG, kita ada penambahan kuota di mana kuota kita di draf APBN itu 8.160.000. Kita tambah kurang lebih sekitar 350 ribu ton,” jelasnya kepada awak media.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

