Merdeka17.id – Memasuki semester genap tahun 2025–Januari-Juni, Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Manado Venni Margaretha Mononimbar langsung tancap gas. Penerapan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan gembira terus digenjot.
Harapannya, sekolah negeri yang sudah memiliki aula baru dan memiliki siswa lebih dari 1.000 (seribu) orang ini, akan membuat siswa merasa lebih nyaman dan menyenangkan untuk kegiatan KBM (kegiatan belajar mengajar).
Aula baru itu adalah proyek senilai 600 juta rupiah yang rampung pada pertengahan Desember 2024 lalu. Proyek ini terwujud karena kerjasama antara pihak sekolah dengan komite sekolah. Mulai digunakan saat perayaan natal sekolah pertengahan Desember. Siswa tidak lagi kepanasan ataupun kehujanan pada saat sedang berolahraga, apel, maupun pertemuan besar.
Menurut Venni Margaretha Mononimbar, peningkatan kapasitas guru terjadi terus disosialisasikan ke para guru. Tujuannya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter.
Untuk itu, Kepala Sekolah berupaya menciptakan suasana lingkungan belajar yang aman, ramah dan gembira. Hal ini akan membantu siswa berkembang, yang diharapkan akan berdampak pada prestasi dan kesejahteraan.
Para guru pun diminta untuk perbanyak interaksi, ciptakan suasana ruangan belajar berbeda, dan memberi perhatian yang sama kepada semua siswa.
Dikatakan, guru juga harus memahami latar belakang siswa, menguasai teknologi dan media pembelajaran serta praktek. “Makanya para guru terus dibekali dan wajib meningkatkan kapasitasnya agar bisa menjalankan tugas dengan baik,” pungkas Venni Margaretha Mononimbar.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

