Merdeka17.id – Manado. SD Kartika XX1-1 Manado fokus pada penerapan kebijakan Kemdikdasmen tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cepat, bagi seluruh siswanya.
Kebiasaan ini, menurut Kepala Sekolah Jeanee Angelle Mangimbulur, merupakan kebiasaan yang memang wajib dilaksanakan dalam rangka membentuk karakter serta kecerdasan dan disiplin.

Jeanee Angelle Mangimbulur yang ditemui pada Jum’at, 31 Januari 2025 mengatakan bahwa kebiasaan ini sudah sejak lama dilakukan. Namun, perlu ada penegasan kembali karena terkadang juga bisa kendor dalam penerapan.
Kebiasaan bangun pagi, berdoa, berolahraga, belajar, makan makanan bergizi, bermasyarakat dan tidur cepat sudah menjadi kebiasaan baik yang harus dimaksimalkan dan terus diingatkan.
Untuk mengawasi kegaiatan siswa di rumah maka perlu kerja sama dengan orang tua karena mereka lebih banyak waktu bersama dengan anaknya. Wali kelas pun diberi tugas untuk memantau kegiatan siswa via WhatsApp Group, mulai dari kebiasaan tidur cepat hingga bangun pagi keesokan harinya bahkan berdoa.
Orang tua wajib mengawasi anak jangan sampai main game terlalu lama hingga larut malam sehingga tidak bisa bangun pagi. “Setiap apel pagi siswa diingatkan tentang 7 kebiasaan baik, bahkan sudah ada lagunya,” ujar Jeanee Angelle Mangimbulur.
Kegiatan SAIH (Senam Anak Indonesia Hebat) pun ternyata sudah dikuasai oleh sebagian besar siswa. Begitu juga dengan kebiasaan menyanyikan lagu-lagu nasional dan Indonesia Raya.
Dengan begitu, katanya lagi, anak-anak akan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan mereka makin semangat untuk belajar untuk menggapai cita-cita mereka.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jeanee Angelle Mangimbulur mengatakan bahwa pihaknya juga sedang menunggu realisasinya. Sebab sudah beberapa instansi melakukan pendataan jumlah siswa, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya.
“Kami hanya bisa menunggu karena ini program yang baik bagi siswa agar mereka lebih semangat untuk belajar,” tutupnya.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

