Merdeka17.id – Sebagai Sekolah Penggerak angkatan pertama di Kota Manado maka SD Negeri 68 Manado yang dikepalai Merry Soleran, S.Pd. langsung tancap gas untuk menaikkan nilai Rapor Pendidikan.
Merry Soleran merasa wajib untuk menggerakkan potensi yang ada baik guru maupun murid, sekaligus menggerakkan satuan pendidikan lain yang ada di sekitar melalui pengimbasan praktek baik.
Merry Soleran yang ditemui di kantornya pada Jum’at, 18 Oktober 2024 mengatakan bahwa peningkatan kemampuan literasi dan numerasi menjadi prioritas utama selain pembentukan karakter.
Bahkan pengimbasan praktik baik yang dilakukan di sejumlah satuan pendidikan fokus pada bagaimana kiat-kiat meningkatkan literasi dan numerasi serta praktek baik lainnya. Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
Lebih jauh Merry Soleran mengatakan, menghadapi kegiatan nasional seperti ANBK (asesmen nasional berbasis komputer) maka siswa kelas 5 dipersiapkan secara khusus oleh wali kelas dengan melaksanakan simulasi-simulasi soal-soal ANBK.

Ditambahkan, pihaknya juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik. “Kami berupaya menghindari praktek-praktek perundungan antar sesama murid atau antara guru dan peserta didik,” katanya.
Untuk kegiatan gladi bersih ANBK, SD Negeri 67 Manado terjadwal pada gelombang keempat dari Rabu-Kamis, 23-24 Oktober 2024. Peserta ANBK ada 16 siswa dan akan berlangsung dalam dua sesi.
Menurut Merry Soleran, materi pada hari pertama tentang literasi dan survei karakter. Selanjutnya, materi di hari kedua adalah numerasi dan survei lingkungan belajar (sulinjar). Ada juga sekolah bergabung yaitu SD Negeri 68 Manado.
“Kami sudah siap melaksanakan gladi bersih ANBK secara mandiri,” kata Merry Soleran yang sukses melakukan perubahan signifikan selama memimpin SD Negeri 67 Manado sejak Maret 2024 lalu.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

