Minahasa, Merdeka17.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara dan meletakkan batu pertama pada pembangunan gedung SD Negeri Sinuian, Kecamatan Remboken pada Rabu, 22 April 2026.
Pengamatan media ini di lokasi mendapati bahwa kondisi bangunan terutama plafon dan atap sudah banyak yang rusak dan tidak berfungsi. Bahkan ada seorang petugas dari Kemendikdasmen yang akan menggeser meja guru saat Mendikdasmen Abdul Mu’ti akan ke ruang kelas, mendapati alas papan meja nyaris lepas dari kaki meja saat diangkat. Spontan wartawan pun ikut membantu menggeser meja tersebut agar tidak ambruk.

Saat tiba di lokasi sekolah yang terletak di ruas jalan Remboken-Passo di pinggir Danau Tondano, Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang didampingi oleh Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey disambut oleh Kepala BPMP Provinsi Sulut Febry H.J. Dien dan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Utara Arianto Batara, serta Kadis Pendidikan Kabupaten Minahasa Arthur N. Palilingan.
Selanjutnya Kepala Sekolah SD Negeri Sinuian Nonie F. Tombeng mengantar dan menjelaskan tentang kondisi sekolah tersebut kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Di ruang kelas yang hanya dibatasi sekat, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyapa dan berdialog dengan semua murid di situ. Dan tak lupa mengajukan pertanyaan.
“Apa nama binatang khas Australia?” tanya Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
“Kelinci,” jawab seorang murid.
Sementara itu, seorang murid kelas 3 bernama Cio Tombeng ketika ditanya wartawan, apakah senang saat ditanyai Pak Menteri? Menjawab: “Iya.”

Setelah itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti melakukan acara seremonial yakni peletakan batu pertama tanda dimulai pembangunan fisik SD Negeri Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Mendikdasmen Abdul Mu’ti didampingi oleh Kepala Sekolah SD GMIM Koya Relke Masoko. Tampak juga Hukum Tua Desa Sinuian Daniel Kussoy.
“Kondisinya juga sudah sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar maka akan juga kita bangun di tahun 2026 ini,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Menurut keterangan Humas Kemendikdasmen, sebenarnya kegiatan ini akan dilaksanakan di SD GMIM Koya Kecamatan Tondano Selatan namun karena keterbatasan waktu maka kegiatan dialihkan ke SD Sinuian, Kecamatan Remboken.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

