Manado, Merdeka17.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) yang akan memasuki masa pengakhiran dinas, Selasa, 29 September.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Catur Prasetya Polda Sulut tersebut dibuka oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi, serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, narasumber dan 80 peserta pelatihan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi menyampaikan bahwa masa pengakhiran dinas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan dan kehidupan baru di tengah masyarakat.
“Ketika memasuki masa pensiun, kita harus tetap memiliki semangat untuk berkarya. Ada empat hal yang perlu menjadi pedoman, yaitu membuat legacy atau warisan yang baik, ikhlas menerima perubahan, memiliki damai di hati, serta tetap bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi.
Menurutnya, legacy tidak selalu harus berupa sesuatu yang besar, tetapi dapat diwujudkan melalui kebaikan, keteladanan, pengalaman dan nilai-nilai positif yang ditinggalkan selama menjalankan tugas maupun setelah kembali ke masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menerima masa pensiun dengan ikhlas, tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga dan masyarakat, memiliki kedamaian dalam hati, serta terus memberikan manfaat sesuai kemampuan yang kita miliki,” lanjutnya.
Kapolda melalui Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan wujud sinergitas antara Polri dengan sejumlah pihak, di antaranya Bank BNI, ASABRI, Dinas UMKM Provinsi Sulawesi Utara, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu serta para narasumber.
Ia menegaskan, pengakhiran masa dinas merupakan awal dari episode kehidupan baru ketika personel kembali berada di tengah masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan mampu mengelola waktu, tenaga dan potensi yang dimiliki dengan tetap menjaga nama baik pribadi maupun institusi Polri serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
“Pelatihan ini juga diarahkan untuk membantu para peserta mempersiapkan diri, baik secara mental maupun keterampilan. Berdasarkan pemetaan minat, bidang perdagangan, UMKM dan perikanan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bekal setelah masa dinas berakhir,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi.
Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi berharap pembekalan tersebut dapat memberikan gambaran dan motivasi kepada para peserta agar tidak merasa kehilangan arah ketika memasuki masa pensiun.
“Setelah pensiun, kita tetap harus produktif. Gunakan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki untuk melakukan hal-hal positif, sehingga kehadiran kita tetap dirasakan dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.***
Sumber: Humas Polda Sulut
Pewarta: Iwan Ngadiman

