Sea, Merdeka17.id – Komisi Kesehatan GMIM Pergamus Sea menggelar penyuluhan kesehatan mental bagi remaja Kolom 1 sampai Kolom 10, pada Jum’at, 25 September 2026. Kegiatan yang membahas pentingnya menjaga kesehatan mental dari kecemasan dan depresi pada remaja ini dibuka oleh dr. Lingkan Langi, Sp.PD.
Kegiatan ini menampilkan narasumber andal Alfian Pomantow, S.Kep., Ns. menjelaskan bahwa kesehatan mental adalah kondisi yang memungkinkan seseorang berkembang secara fisik, intelektual, dan emosional secara optimal serta selaras dengan orang lain.
Remaja yang sehat mentalnya ditandai dengan mampu menerima perubahan diri dengan lapang dada, menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial, menghormati lawan jenis, memahami diri sendiri, menyeimbangkan pengaruh orang tua dan teman, serta memiliki cita-cita dan tujuan hidup yang jelas dan tidak mudah goyah saat menghadapi konflik.
Materi juga membahas gangguan mental yang rentan dialami remaja, seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan makan, OCD, dan PTSD (gangguan stres pascatrauma). Peserta diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental diri sendiri dan teman di sekitarnya.
Adapun cara mengatasi gangguan mental yang disampaikan meliputi: memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda, curhat kepada orang yang dipercaya, berpikir positif, bersikap realistis dan menerima kenyataan secara rasional, berusaha menyesuaikan diri, tetap rileks dan tenang dalam menghadapi masalah, menjaga kesehatan fisik dengan gizi seimbang dan olahraga teratur, serta memenuhi kebutuhan rohani dengan berdoa dan beribadah.
Melalui kegiatan ini diharapkan remaja GMIM Pergamus Sea semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental dan mampu membangun hubungan sosial yang sehat.
Hadir dalam kegiatan itu, dari Komisi Kesehatan, yakni: dr. Lingkan Langi, Sp.PD., Marlin Mukrin, S.Kep.,Ns., Febry Nelwan, S.Kep.,Ns., Alfian Pomantow, S.Kep.,Ns. sedangkan dari Komisi Remaja, yakni: Penatua Jerry Londa, S.H., dan Noldy Rungkat.***
Kontributor: Gabriel Talumewo, Aillen Imanuel Liuw Lahe
Editor: Iwan Ngadiman

