Manado, Merdeka17.id – Kepala Sekolah SD GMIM 50 Paniki Bawah Manado Djemy Nongka mengatakan, pada prinsipnya guru tidak boleh menyakiti anak didiknya. Namun, jika guru memberi hukuman dalam rangka mendidik terutama membentuk karakter siswa tentu tidaklah salah.
Yang salah adalah ketika siswa melapor kepada orang tua, kemudian datang ngamuk di sekolah secara membabi buta lalu membuat video kemudian diviralkan, tanpa mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Tindakan seperti ini tidak boleh terjadi karena nantinya malu sendiri.
Hal ini dikemukakan Djemy Nongka–guru senior yang sarat pengalaman– menanggapi fenomena terkini di mana guru dipermalukan oleh orang tua dan dipaksa minta maaf kemudian divideokan. Apalagi dunia medsos sudah merasuk kehidupan masyarakat luas, orang seenaknya bertindak tanpa memikirkan akibatnya.
Dikatakan Djemy Nongka, mendidik anak di sekolah bukanlah perkara mudah karena guru harus menghadapi siswa yang karakter dan latar belakangnya berbeda-beda. Terkadang guru terlanjur emosi mengahadapi anak-anak jaman sekarang yang tidak menghormati guru.
Menurutnya, anak zaman sekarang berbeda dengan dahulu. Kalau di sekolah dihukum guru, mereka tidak berani lapor orang tua karena pasti dapat hukuman lagi.
Sekarang, kata Djemy Nongka, orang tua takut kepada anak bahkan orang tua pun takluk terhadap anak sehingga apa yang disampaikan anak tidak disaring tetapi langsung ditelan mentah-mentah. “Mau jadi apa anak seperti itu di kemudian hari,” tukasnya.
Djemy Nongka adalah seorang guru berprestasi yang sering menjadi utusan Indonesia untuk studi tiru di luar negeri tentang kurikulum. Menurutnya, guru harus melakukan intervensi kepada anak didiknya jika itu diperlukan.

Contohnya, ketika guru sedang mengajar matematika, ada siswa yang kurang peduli atau hanya bermain, perlu ada intetvensi di sana. Sesuai pengalaman, siswa yang diintervensi oleh guru menjadi lebih maju dibandingkan dengan siswa lainnya.
Lebih jauh Nongka mengatakan, penerapan disiplin mutlak dilakukan untuk membentuk kecerdasan dan karakter anak didik. “Sekolah tidak akan maju jika disiplin tidak ditegakkan,” kata Djemy Nongka yang sukses memajukan SD GMIM 50 Manado menjadi lembaga pendidikan yang diminati masyarakat.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

