Merdeka17.id – SMP Kristen 46 Manado berupaya menciptakan lulusan yang berkualitas dan berkarakter baik agar mampu berkompetisi dengan sekolah lainnya, baik swasta maupun negeri.
Tak heran penerapan kebijakan Kemdikdasmen tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cepat, terus dimatangkan dan bekerja sama dengan orang tua siswa.
Untuk mencapai tujuan tersebut, peserta didik digodok dengan penuh disiplin, dilatih untuk berani tampil di depan umum. Setiap Senin seluruh siswa dan guru menggelar ibadah bersama.
Petugas ibadah digilir setiap kelas, mulai pembawa acara hingga khadim, agar siswa punya keberanian untuk tampil. Berani tampil saja sudah punya nilai tersendiri. Begitu juga setiap apel, siswa secara bergilir memimpin doa dan membaca renungan harian firman Tuhan.
Kepala Sekolah SMP Kristen 46 Manado Selmi Ramber mengatakan, hal itu sama saja dengan melaksanakan praktek agama. Dengan demikian anak-anak akan semakin termotivasi untuk berani tampil. Melakukan kesalahan tidak masalah karena akan diperbaiki. Yang penting ada keberanian untuk tampil dulu.
Selmi Ramber mengatakan, untuk kegiatan SAIH (Senam Anak Indonesia Hebat) digelar setiap Jumat dengan memanfaatkan halaman sekolah yang agak terbatas karena tergabung dengan SD GMIM Mapanget Barat Manado.
Dikatakan, sebagian besar anak sudah menguasai SAIH (Senam Anak Indonesia Hebat) dengan baik. Begitu juga dengan kewajiban menyanyikan lagu-lagu nasional dan Indonesia Raya terus dilakukan setiap hari untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan semangat patriotisme anak bangsa.
Sementara itu, untuk memantau kebiasaan anak di rumah seperti bangun pagi, berdoa, dan makan makanan bergizi wajib melibatkan orang tua agar mereka mengingatkan anak-anak. Para wali kelas memantau dengan WhatsApp Group. “Semua kegiatan dilaksanakan meskipun bertahap,” ujarnya.
Selmi Ramber dikenal sebagai sosok yang low profil, disiplin, dan bersahaja. Setiap saat ia berkeliling kelas untuk memantau KBM (kegiatan belajar mengajar), apakah berjalan baik dan maksimal. Disiplin diterapkan secara konsisten namun penuh kasih sayang.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

