Manado, Merdeka17.id – Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi melakukan peninjauan langsung penanganan insiden kebakaran kapal motor (KM) Barcelona V.A. yang terjadi di perairan sekitar Pulau Talise dan Pulau Gangga, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, pada Minggu, 20 Juli 2025 sekitar pukul 12.00 WITA.
Laporan media menyebutkan, KM Barcelona V.A. adalah kapal penumpang rute Talaud-Manado, sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, singgah di Pelabuhan Lirung untuk memuat penumpang, bergerak ke Manado, kemudian dilahap api yang diduga berasal dari dek atas kapal.
Saat kejadian, sejumlah penumpang sedang makan siang. Diduga, seperti yang dikatakan oleh Gubernur Yulius Selvanus, api bermula dari salah satu kamar penumpang nomor 33. Sebagaimana tergambar dalam video viral di media sosial, tampak asap hitam pekat membumbung tinggi, memicu kepanikan massal. Menunjukkan para penumpang–anak-anak, lansia, dan ibu hamil–berteriak minta tolong sambil berdesakan mencari jalan menyelamatkan diri.
Ratusan penumpang berpelampung melompat dan menceburkan diri ke laut. Beberapa nelayan dari Pulau Talise dan Pulau Gangga bergerak dengan perahu tradisional menyambut korban yang berenang ke darat.
Sementara itu, Tim SAR gabungan– Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (dulu BASARNAS), Polairud, TNI AL, Bakamla RI, KRI Pari, KAL Tedung Selar–seluruhnya enam armada, dikerahkan. Para korban dievakuasi sementara ke Pulau Gangga II, lokasi terdekat dari kebakaran.
Proyek Strategis
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi dijemput oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Kota Manado. Kunjungannya merupakan bagian dari agenda kerja nasional untuk meninjau langsung perkembangan infrastruktur transportasi di wilayah Indonesia timur, termasuk proyek strategis pemerintah pusat di sektor perhubungan darat, laut, dan udara.
“Kunjungan kerja ini diharapkan menghasilkan kolaborasi konkret antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, serta mewujudkan konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara,” kata Juru Bicara Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Denny Mangala yang juga adalah Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah (DKIPSD), Provinsi Sulawesi Utara.

Berduka
Didampingi pejabat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan otoritas pelabuhan setempat, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta apresiasi kepada tim SAR yang telah bekerja cepat dalam proses evakuasi dan penyelamatan penumpang.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Pemerintah akan memastikan seluruh aspek keselamatan pelayaran dievaluasi menyeluruh, agar peristiwa seperti ini tidak terulang di masa depan,” ujar Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi dalam konferensi pers di Pelabuhan Manado.
Tiga Orang Meninggal
Informasi lapangan yang berhasil dikumpulkan, sebagaimana data dari Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI May Franky Pasuna Sihombing menyebutkan sebanyak 280 penumpang berhasil dievakuasi namun 3 (tiga) penumpang meninggal dunia. Satu di antaranya adalah ibu hamil yang dievakuasi ke darat dalam kondisi kritis.
Informasi dari Polda Sulawesi Utara, ketiga korban teridentifikasi sebagai Asna Lapae (50), Zakaria Tindiuling (67), dan Juliana Gumulung (40), ketiganya warga Kabupaten Kepulauan Talaud.
Di sisi lain, informasi sementara dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menyebutkan bahwa jumlah penumpang mencapai 571 orang, berhasil dievakuasi sebanyak 568 orang, dan 3 orang dinyatakan meninggal.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Alamsyah Hasibuan dalam keterangan persnya menyebutkan ada 57 korban luka yang dirujuk/dirawat di berbagai rumah sakit akibat luka benturan, lecet, hingga trauma, sebagai berikut:
| No. | Rumah Sakit | Korban (Orang) | No. | Rumah Sakit | Korban (Orang) |
| 1. | Walanda Maramis | 10 | 6. | MN | 4 |
| 2. | Bhayangkara | 15 (1 dirujuk ke R.D. Kandou) | 7. | Awaloei | 3 |
| 3. | ODSK | 13 | 8. | RSUD Kota Manado | 1 |
| 4. | Siloam | 5 | 9. | Tonsea Airmadidi | 1 |
| 5. | Sentra Medika | 4 | 10. | Lembean | 1 |
Investigasi Menyeluruh
Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi juga menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan investigasi menyeluruh atas insiden ini, termasuk memeriksa kelayakan kapal, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta respon awak kapal saat terjadi kebakaran.
“Kami tidak akan mentolerir kelalaian yang membahayakan keselamatan publik. Semua pihak yang terkait akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi.
Kementerian Perhubungan saat ini juga tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan dukungan medis, psikologis, dan bantuan logistik bagi para korban selamat dan keluarga korban meninggal dunia.
Peninjauan langsung oleh Menteri Perhubungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi laut, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada moda transportasi ini.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

