Merdeka17.id – Majalah Femina adalah majalah wanita karir pertama dan tertua di Indonesia. Diterbitkan pertama kali oleh Femina Group (sekarang Prana Group) pada tanggal 18 September 1972 di Jakarta. Majalah ini berhenti terbit dalam versi cetak pada tahun 2023 dan kini beralih sepenuhnya ke format digital.
Majalah yang bertata warna ini muncul pada saat yang tepat karena situasi ekonomi sedang membaik, pola hidup tengah berubah, dan masyarakat sedang demam membaca. Sebagai model pada sampul majalah nomor pertama ditampilkan Tuti Indra Malaon, seorang ibu rumah tangga selain pemain teater dan dosen bahasa Inggris, bersama anak perempuannya yang berumur enam tahun.
Majalah ini didirikan oleh tiga perempuan perintis redaksi, yaitu Mirta Kartohadiprodjo, Widarti Gunawan, dan Atika Anwar Makarim, yang menyajikan gaya hidup, mode, kecantikan, rubrik sastra, dan kegiatan sosial.
Mirta Kartohadiprodjo adalah anak pertama pelopor Pujangga Baru Sutan Takdir Alisjahbana dari istri keduanya–Raden Roro Sugiarti– yang lahir pada tanggal 13 September 1944. Mirta menikah dengan Harjono Kartohadiprojo–seorang profesional yang pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Karana Line dan telah dikaruniai tiga orang anak.
Widarti Gunawan (Goenawan), bernama asli Widarti Djajadisastra yang kerap disapa Arti, lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 28 Februari 1944. Arti adalah staf pengajar di Fakultas Sastra, Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Indonesia. Namun, setelah sukses menerbitkan majalah Femina (1972), Arti mengundurkan diri sebagai staf pengajar UI pada tahun 1975.
Arti menikah dengan Goenawan Mohamad–Pemimpin Redaksi majalah Tempo–, dan dikaruniai dua orang anak.
Atika Anwar Makarim adalah nama yang merujuk pada Atika Algadri. Ayahnya bernama Hamid Algadri (10 Juli 1912-25 Januari 1998; 86 tahun) adalah seorang pejuang perintis kemerdekaan Indonesia keturunan Arab yang berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, Konferensi Meja Bundar (KMB), dan salah satu anggota parlemen pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.
Atika Algadri menikah dengan Dr. Nono Anwar Makarim, S.H., LL.M. (lahir 25 September 1939)–seorang praktisi hukum asal Indonesia, penulis buku, dan kolumnis di berbagai media massa nasional. Ia pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi harian KAMI (1966-1973).
Atika Algadri mempunyai 2 anak. Salah satunya adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim (periode 2019-2024) di Kabinet Joko Widodo -K.H. Ma’ruf Amin,.*** (dari berbagai sumber)
Pewarta: Iwan Ngadiman
