Merdeka17.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (disingkat Lapas) Manado Tapianus Antonio Barus terus melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi Warga Binaan. Teranyar dengan menghadirkan fasilitas layanan komunikasi Wartelsus bagi Warga Binaan. Terobosan itu ternyata sangat bermanfaat dan langsung disambut dengan suka cita oleh semua Warga Binaan yang ada di Lapas Manado.
“Bagi kami kehadiran Wartesus semakin memudahkan kami berkomunikasi dengan keluarga. Apalagi ini bisa video call dan biayanya juga murah,” ujar Bams, salah satu Warga Binaan.
Sekadar diketahui, kehadiran Wartelsus merupakan kerja sama antara Koperasi Lapas Manado dengan PT. Mitra Kita Jaya yang selama ini telah memiliki reputasi mentereng dalam penyediaan fasilitas Wartelsus di beberapa Lapas dan Rutan di Indonesia.
“Dan Wartelsus di Lapas Manado yang pertama menggunakan teknologi terbaru. Jadi, kami sangat beruntung karena mendapatkan fasilitas Wartelsus yang lebih canggih,” ungkap Hendra Lumataw–Ketua Koperasi Lapas Manado.
Sementara itu, Kalapas Manado Tapianus Antonio Barus menjelaskan bahwa fasilitas Wartelsus ini diharapkan dapat membantu Warga Binaan dalam berkomunikasi dengan keluarga dan tentunya sebagai tindak lanjut 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya point pertama memberantas peredaran Narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
“Untuk itu, karena sudah disediakan fasilitas Wartelsus, saya berharap Warga Binaan tidak ada lagi yang menyimpan dan menggunakan handphone ilegal karena jika kedapatan akan kami tindak dengan tegas,” tegas Kalapas Tapianus Antonio Barus.
Wartelsus Lapas Manado resmi beroperasi 19 Desember 2024 lalu yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Tapianus Antonio Barus yang juga langsung memantau Warga Binaan berkomunikasi dengan keluarga. Sebagai wujud suka cita dengan kehadiran Wartelsus, Warga Binaan diberikan menelfon gratis selama sehari penuh.***
Kontributor: Paskalis Mitakda
Editor: Iwan Ngadiman

