Merdeka17.id – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, M.Si., mengatakan bahwa guru sebagai jantungnya pendidikan, sehingga harus mampu menyelaraskan pendidikan itu pada tujuan yang sebenarnya.
Demikian dikatakan oleh Denny Mangala pada acara pembukaan Forum Pemangku Kepentingan (FPK) yang dilaksanakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulut di Novotel Hotel pada Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2024.
Dalam sambutannya mewakili Wakil Gubernur Sulut, Denny Mangala mengajak semua guru penggerak bisa menjadi motor bagi sekolah lainnya agar lebih baik dan berkualitas serta berwibawa.
Pada kesempatan itu, Denny Mangala menceritakan bahwa peran guru tidak hanya diminati tapi juga dihormati, terutama di negara Korea dan Finlandia.
“Profesi guru sangatlah mahal, karena merupakan awal keberlanjutan membangun jati diri, dari generasi ke generasi. Saya berharap, apa yang didapat pada kegiatan ini, dapat diimplementasikan ke sesama guru dan sekolah lainnya, sehingga mutu pendidikan di Sulut benar-benar berkualitas,” kata Denny Mangala.
Kepala BPMP Provinsi Sulut Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech. (Man) dalam sambutannya mengatakan, selama tiga tahun terlaksananya program sekolah penggerak di Sulut, BPMP Provinsi Sulawesi Utara telah menerima lima Surat Keputusan (SK) dari bupati dan walikota.
Intinya, kata Febry H.J. Dien, kelima SK tersebut bertujuan untuk menunjang dan melanjutkan Program Merdeka Belajar (PMB) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk tahun 2025 mendatang.
“Kami–saya dan Ibu Kadis–, dipercayakan mendampingi Bapak Gubernur untuk mendapatkan Anugerah Merdeka Belajar Tahun 2024,” ujar Febry H.J. Dien bersemangat.
Febry H.J. Dien juga menambahkan, meski penganugerahan Anugerah Merdeka Belajar telah diraih namun upaya mensukseskan program tersebut tetap dilanjutkan dan ditingkatkan menjadi lebih baik dan terarah.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kemitraan dan Advokasi yang juga adalah PIC 01 Program Sekolah Penggerak BPMP Provinsi Sulut Stevi K.S. Mononimbar, S.Pd., M.Pd. dalam laporannya menjelaskan, kegiatan Forum Pemangku Kepentingan bertujuan untuk merefleksikan pencapaian kemajuan pada akhir tahun ajaran.

Selain itu, kata Stevi K.S. Mononimbar, kegiatan tersebut memiliki rencana dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara di mana Forum Pemangku Kepentingan bertujuan untuk berbagi peran, berinteraksi, dan berkolaborasi.
Dijelaskan juga, kalau Forum Pemangku Kepentingan tujuannya untuk meningkatkan motivasi satuan pendidikan dan dinas pendidikan terkait, dalam menjalankan program transformasi, serta mampu merefleksikasi kegiatan forum secara mandiri dan berkelanjutan.
Lebih jauh dijelaskan, Forum Pemangku Kepentingan diikuti 115 orang. Peserta yang hadir adalah: para Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, para Sekretaris dan Kepala Bidang dalam lingkup Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, para Kepala Sekolah sekolah penggerak angkatan 2 dan 3, unsur guru, media massa, dan ASN di BPMP Provinsi Sulut.
Tampak hadir, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Dr. Femmy J. Suluh, M.Si., dan Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan Dra. Ny. Anne Areros-Dondokambey.
Di akhir kegiatan dilakukan penandatanganan dan pembacaan surat pernyataan komitmen bersama memajukan mutu pendidikan di Sulut. ***(01)
Pewarta: Iwan Ngadiman

