Manado, Merdeka17.id – Kondisi toilet/WC umum di kompleks Gelora (gelanggang olah raga) KONI Provinsi Sulawesi Utara–atau lebih populer disebut Lapangan KONI Sario Manado– sungguh memprihatinkan alias kotor, jorok, bau, dan tidak terawat.
Pantauan Merdeka17.id – selama tiga minggu terakhir hingga Senin, 28 April 2025, sarana publik ini memiliki dua ruang. Satu terkunci, dan yang satunya lagi digunakan untuk umum. Di WC yang dibuka untuk umum itu ada tiga bilik untuk buang hajat besar/kecil, satu wastafel, langit-langit sudah pada bolong, kotor, dan bau.

Banyak Cacing
Ketiga WC tersebut sudah tidak berpintu dan hanya menggunakan selembar seng ataupun daun pintu bekas sebagai penggantinya. Untungnya, air di setiap bilik WC masih berjalan lancar. Dan jika dicermati lebih dalam ternyata para cacing hidup makmur di situ, menimbulkan rasa jijik yang mendalam.
Tidak heran beberapa siswi/atlet pencak silat dari Manado yang akan bertarung pada Rabu, 30 April 2025 mengurungkan niat mereka untuk mandi karena jorok. “Pe kotor skali,” begitu komentar beberapa siswi rame-rame.

Ditahan Saja
Menurut beberapa pengunjung maupun pegiat olah raga bahwa kalau pun mereka akan ke toilet tersebut, itu dikarenakan memang benar-benar “terpaksa” karena sarana publik itu hanya satu-satunya. “Selagi masih bisa ditahan, ya ditahan saja,” ujar beberapa pengunjung.
Beberapa orang dalam yang dimintai keterangan menjelaskan bahwa toilet/WC umum tersebut dibangun sejak tahun 2016 lalu. Namun, hanya diawal saja toilet tersebut tampak bersih.
Banyak pengunjung ataupun pegiat olah raga yang sering nongkrong di situ sangat berharap akan adanya perbaikan dan perawatan fasilitas publik tersebut sehingga laik pakai.
“Kami berharap, dengan ditunjuknya Jenderal B. Jerry Waleleng sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Utara Masa Bakti Tahun 2025-2029 maka WC umum tersebut bisa diperhatikan,” ujar beberapa pegiat olah raga.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

