“Pelatihan BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah, red.) bukan pelatihan biasa karena pelatihan ini dirancang untuk memastikan target capaian kompetensi BCKS terpenuhi.”
Kepala Balai GTK Sulut Arianto Batara
Manado, Merdeka17.id – Dalam upaya melahirkan pemimpin satuan pendidikan yang berkualitas, transformatif dan berintegritas, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (Balai GTK) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pelatihan Calon Kepala Sekolah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 Juni 2026 ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Wilayah XI Dr. Ahmad Syauki, M.H.
Rakor ini menjadi momentum krusial bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan langkah, serta meningkatkan sinergi antar-pemangku kepentingan. Fokus utama dari program ini adalah memastikan proses penugasan guru sebagai kepala sekolah sesuai dengan regulasi, yaitu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025.
Selain itu, melalui rakor ini diharapkan peserta berkomitmen mengawal pengembangan kapasitas melalui pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) sehingga terlaksana optimal, terutama dalam menghadirkan calon kepala sekolah yang berkualitas, transformatif, berintegritas, visioner dan adaptif.
“Pelatihan BCKS bukan pelatihan biasa karena pelatihan ini dirancang untuk memastikan target capaian kompetensi BCKS terpenuhi ,” ujar Kepala Balai GTK Sulut, Arianto Batara.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan kunci di Sulawesi Utara, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang Pembinaan GTK, admin sistem KSPS, serta para Pengajar Pelatihan BCKS.
Hadirnya unsur BKN dan Dinas Pendidikan dari diharapkan mampu mengurai sumbatan komunikasi serta mempercepat integrasi data dan regulasi kepegawaian terkait penugasan guru sebagai kepala sekolah ke depan.
Untuk memberikan bobot materi yang komprehensif, panitia menghadirkan narasumber berkompeten yang berasal dari Kanreg XI BKN Manado dan BGTK Sulawesi Utara. Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan lulusan pelatihan BCKS nantinya tidak hanya cakap secara akademik dan manajerial, tetapi juga taat asas terhadap regulasi kepegawaian yang berlaku.*** (r)
Pewarta: Iwan Ngadiman

