“Oh, nyanda. Bukan kita yang ditolak. Baca depe anu … (tulisan di baliho, red.), toh. Baca,” elak Ralfie Pinasang.
Manado, Merdeka17.id – Setelah diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan Fakultas Peternakan UNSRAT pada Rabu, 25 Februari 2026, Ralfie Pinasang yang adalah Wakil Rektor III UNSRAT, mulai masuk kantor sore ini Kamis, 26 Februari 2026. Jam kedatangannya menyesuaikan dengan acara Wisuda UNSRAT yang dilaksanakan pada tanggal yang sama.
Ralfie Pinasang saat keluar dari Gedung Dekanat Fakultas Peternakan ketika dimintai wawancara tidak menolak. Saat ditanya bagaimana perasaannya pada hari pertama masuk kantor, Ralfie Pinasang menjawabnya dengan cerah penuh persahabatan.
“Yang pasti kan kegiatan yang torang mo jalankan adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Proses kegiatan perkuliahan jalan, melayani mahasiswa, dan melayani semua kegiatan-kegiatan yang akademik termasuk nonakademik,” kata Ralfie Pinasang ramah.
Menurutnya, hal-hal inilah yang dia pesankan sewaktu memberi wejangan kepada para dosen, dan tenaga kependidikan Fakultas Peternakan UNSRAT. “Supaya tidak ada yang terhalangi, apalagi ujian-ujian,” jelasnya seraya menambahkan, “Fakultas Peternakan kan sekarang lagi mantap, toh. Perlu torang dorong, supaya lebih banyak mahasiswa, dan banyak lulusan.”
Sebelum masuk Gedung Dekanat, Ralfie Pinasang yang didampingi WD 3 Fapet UNSRAT Erwin H.B. Sondakh, memberi nasihat kepada beberapa mahasiswa yang diduga baru saja mengarak baliho keliling kampus. “Mener nda larang, ne tapi harus ada izin, ne,” katanya kebapakan menasihati.

Anak Buah Salah Kase Info?
Sempat terjadi kejadian yang menggelitik. Ketika ditanya, apa tanggapannya dengan penolakan terhadap dirinya sebagai Plt. Dekan Fakultas Peternakan UNSRAT, di mana saat menyambut kedatangannya, sebanyak dua spanduk/baliho berukuran 1×3 meter tergantung di depan Gedung Dekanat Fakultas Peternakan UNSRAT.
“Oh, nyanda. Bukan kita yang ditolak. Baca depe anu … (tulisan di baliho, red.), toh. Baca,” elak Ralfie Pinasang.
Mungkin, beliau tidak sadar bahwa salah satu baliho bertuliskan: CIVITAS DAN ALUMNI FAKULTAS PETERNAKAN UNSRAT TOLAK PLT DEKAN, yang memang ditujukan pada dirinya.
Sambil buru-buru menambahkan, “Yang pasti kita bilang semua jalan bagus. Di pelantikan dekan jadi plt. Plt itu kan cuma transisi,” pungkas Ralfie Pinasang.

Diturunkan Paksa
Beberapa saat sebelum Ralfie Pinasang tiba ke Gedung Dekanat, sejumlah orang dari Rektorat UNSRAT beserta satpam sudah berada tepat di depan baliho yang tergantung manis di depan Gedung Dekanat Fakultas Peternakan UNSRAT. Sepertinya mereka sedang berupaya membujuk secara baik-baik agar baliho itu segera diturunkan.
Mungkin karena tidak ada titik temu, beberapa saat Ralfie Pinasang tiba, tindakan tegas terukur segera dilaksanakan oleh para satpam. Tanpa ba bi bu, kedua baliho tersebut diturunkan paksa kemudian dilipat dengan rapi, dan dikembalikan kepada Ir. Boyke Rorimpandey, M.P.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

