Merdeka17.id – Perhatian pemerintah pusat terhadap siswa kurang mampu diwujudnyatakan. Melalui Kepala Sekolah SD Negeri 55 Manado Sjultje Raturandang disalurkan bantuan pendidikan, yakni PIP (program Indonesia pintar) ke 149 siswa pada akhir Desember 2024 lalu.
Bantuan tersebut berupa uang sebesar Rp450.000,- per siswa untuk membeli pakaian seragam, sepatu, kaos kaki, buku, dan alat tulis. Para orang tua diwanti-wanti agar memanfaatkan dana PIP (program Indonesia pintar) tersebut untuk memenuhi kebutuhan anaknya.
Diungkapkan, pihaknya mengusulkan sebanyak mungkin calon penerima PIP (program Indonesia pintar) kecuali anak yang orang tuanya adalah ASN, Polri, dan TNI. Akan disetujui atau tidak oleh pusat, itu soal nanti. “Nanti pusat yang melakukan verifikasi data.”
Dibalik sikap tegas dan disiplin seorang Sjultje Raturandang, ternyata dia sangat memperhatikan kesejahteraan anak didik dan para guru. “PIP sangat membantu untuk kebutuhan pendidikan para anak bangsa.”
Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Kemendikdasmen menerbitkan kebijakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cepat.
Sementara itu, Sjultje Raturandang mengatakan bahwa terkait penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat maka SD Negeri 55 Manado telah mulai melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
MBG
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), SD Negeri 55 Manado sudah memasukkan data siswa sebanyak 353 orang. “Sekolah kami didata oleh petugas dari Polsek Tikala. Kami sedang menunggu pelaksanaannya,” pungkasnya.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

