Merdeka17.id – Anggota Komisi X DPR Republik Indonesia Bidang Pendidikan Adrian Jopie Paruntu bekerjasama dengan BGP Provinsi Sulut melaksanakan “Refleksi Peran Komunitas Belajar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka” di Sutan Raja Hotel Minahasa Selatan pada Selasa, 10 September 2024.
Dalam sambutan daringnya, Adrian Jopie Paruntu mengatakan bahwa komunitas belajar merupakan wadah yang sangat esensial bagi guru dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kompetensi sebagai pengalaman serta bersama-sama mengembangkan strategi pendidikan.

“Melalui komunitas belajar kita dapat memastikan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka berjalan dengan baik di setiap satuan pendidikan,” kata Adrian Jopie Paruntu seraya menambahkan, “Untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan sukses dibutuhkan kerjasama yang kuat di antara para pendidik. Dan di sinilah peran penting komunitas belajar terlihat jelas.”
Ditambahkan, Kurikulum Merdeka menuntut kita untuk lebih kreatif, inovatif, dan adaptif dalam mendidik anak bangsa kita. Untuk itu, aktivitas komunitas belajar menjadi langkah penting dalam memperbaiki praktik pendidikan yang sementara berlangsung.

Tampak hadir: Tenaga Ahli DPR Republik Indonesia Fanny Fatwati Putri, S.H., M.I.Kom. dan Dita Amelia, Kasubag Umum BGP Provinsi Sulut Febe Langi, S.E., M.A.P., sejumlah LSM, dan para guru di Kabupaten Minahasa Selatan.
Kegiatan diawali dengan laporan dari penanggung jawab kegiatan, yakni Koordinator Tim Kerja Kemitraan, Humas, dan Pemberdayaan Komunitas BGP Provinsi Sulut Deivy E.J. Rasubala, S.E.
Rp.108 triliun
Kepala BGP Provinsi Sulut Arianto Batara, S.P., M.Pd. dalam arahan dan wejangannya mengatakan, kita bersyukur karena melalui Komisi X DPR Republik Indonesia telah menyetujui anggaran untuk Kemdikbudristek dalam RAPBN tahun 2025 sebesar Rp.108 triliun.
Selain itu, merasa bersyukur juga sebab ada 3 orang Sulawesi Utara yang duduk dalam Komisi X DPR Republik Indonesia, salah satunya adalah Adrian Jopie Paruntu. “Kami juga sudah melakukan kegiatan yang sama yang diinisiasi oleh 2 Anggota Komisi X lainnya, yaitu Vanda Sarundajang dan Adriana Dondokambey pada Agustus 2024 lalu,” kata Arianto Batara.
Turut memberikan sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan Arthur Tumipa, M.Ed.

Narasumber
Dalam kegiatan ini menampilkan dua orang narasumber, yakni: Koordinator Tim Kerja Kemitraan, Humas, dan Pemberdayaan Komunitas BGP Provinsi Sulut Deivy E.J. Rasubala, S.E., dan Novie Noldy Johanes Rompis, S.Fils., M.Pd. yang adalah Pengawas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon sekaligus Koordinator Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

