Merdeka17.id – SD Katolik Tarsisius 17 Manado menggelar berbagai lomba dalam rangka HUT ke-79 Republik Indonesia tahun 2024, yakni mewarnai icon sekolah (gambar Santo Tarsisius), koor, bintang vokalia, mengucapkan Pancasila dan teks Proklamasi bagi siswa kelas 1,2, dan 3, dan peraturan baris-berbaris (PBB).
Selain itu, diadakan juga lomba penataan 7 ruang kelas yang pelaksanaannya setelah tanggal 17 Agustus 2024. Dalam prosesnya, lomba ini melibatkan orang tua siswa. Bahkan jurinya pun diambil dari orang tua dari setiap kelas ditambah tiga guru mata pelajaran, yaitu: agama, PJOK, dan bahasa Inggris.
Kepala Sekolah SD Katolik Tarsisius 17 Manado Lexie Palohoen, S.Pd. mengatakan bahwa khusus lomba penataan kelas, penyelenggaraannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan bagi peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Terkait implementasi Kurikulum Merdeka yang didalamnya ada P5 (proyek penguatan profil pelajar Pancasila) maka di setiap upacara bendera, siswa digilir untuk bertugas. Untuk itu, pada HUT ke-79 Republik Indonesia tahun 2024, siswa kelas 3 dipercayakan sebagai petugas di mana para guru mengenakan pakaian adat dan Kepala Sekolah bertindak sebagai pembina upacara.
Meskipun pelaksanaan upacara bendera itu disertai gerimis namun upacara tersebut tetap dilaksanakan dan semua siswa tetap mengikutinya. “Kemerdekaan diraih dengan mengorbankan nyawa, masa hanya hujan mesti lari. Generasi penerus harus punya jiwa patriotisme dan rasa kebangsaan yang tinggi,” pungkasnya.

Akreditasi B
SD Katolik Tarsisius 17 Manado adalah institusi pendidikan SD swasta yang lokasinya berada di Jalan Raya Manado-Tomohon, Kelurahan Karombasan Utara, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.
SD swasta ini mengawali perjalanannya pada tahun 1991 dan menggunakan panduan kurikulum belajar pemerintah yaitu SD 2013. SD Katolik Tarsisius 17 Manado mendapat status akreditasi grade B dengan nilai 87 (akreditasi tahun 2019) oleh BAN-S/M (Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah).***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

