Merdeka17.id – Pada tanggal 21 Juni – 23 September, Kutub Utara condong ke arah matahari. Belahan bumi bagian utara mengalami musim panas (summer). Karena sinar matahari yang lebih banyak, mengakibatkan siang hari lebih panjang, dan beberapa daerah mengalami siang 24 jam. Sebaliknya, di Kutub Selatan sedang musim dingin, dan malam yang lebih panjang.
Di musim panas, matahari selalu berada di atas cakrawala (horizon=kaki langit) di Kutub Utara, mengitari Kutub tersebut sekali setiap hari. Suhu rata-rata adalah 0° Celcius. Matahari mencapai titik tertingginya di langit saat Titik Balik Matahari Musim Panas, setelah itu ia bergerak mendekati cakrawala, hingga terbenam di bawah cakrawala.
Saat musim panas, orang melakukan aktivitas luar ruangan seperti tur perahu, jalan kaki untuk menikmati alam, memancing, memanen buah beri, perawatan ternak rusa kutub, dan mempersiapkan musim dingin yang akan datang. Selain itu, masyarakat adat seperti Suku Inuit dapat berkebun dan mempersiapkan diri menghadapi periode kegelapan dan dingin selama musim dingin.
Merendahkan
Suku Inuit atau yang oleh orang luar dikenal dengan nama Eskimo, adalah salah satu suku asli Kutub Utara yang masih bertahan hingga saat ini. Suku Inuit adalah penduduk asli wilayah Arktik yang mencakup Greenland, Kanada, dan Alaska. Kata “Inuit” berarti “orang” dalam bahasa mereka, dan mereka menolak penggunaan istilah “Eskimo” karena dianggap merendahkan.
Musim dingin di Kutub Utara umumnya dimulai sekitar tanggal 21 atau 22 Desember, bertepatan dengan titik balik matahari musim dingin (winter solstice) yang menandai hari terpendek dalam setahun dan dimulainya musim dingin secara astronomis di Belahan Bumi Utara. Secara meteorologi, musim dingin bisa dimulai lebih awal, yaitu sekitar akhir November atau awal Desember, dan berlangsung hingga akhir Februari atau awal Maret.
Setelah musim panas di Kutub Utara, musim berikutnya adalah musim gugur (autumn). Musim gugur adalah musim peralihan dari musim panas ke musim dingin, yang dimulai pada sekitar tanggal 23 September hingga 22 Desember.*** (dari berbagai sumber)
Pewarta: Iwan Ngadiman
