Manado, Merdeka17.id – SMA Negeri 09 Manado melaksanakan upacara dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus MPK OSIS SMA Negeri 9 Manado Masa Bakti 2025/2026 pada Senin, 10 Maret 2025 di halaman sekolah tersebut.
Bertindak sebagai inspektur adalah Plt. Kepala Sekolah Hendra J. Massie, diikuti oleh Kepala Tata Usaha, para wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan para murid. Para murid yang lagi berpuasa dan sakit tidak diwajibkan mengikuti upacara dan dipersilahkan masuk ke kelas ataupun mundur dari tempat upacara.
Hendra J. Massie dalam wejangan dan arahannya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus MPK OSIS masa bakti tahun 2024. “Kalian sungguh luar biasa. Kalian memang tidak mengenal waktu walaupun banyak tantangan dari dalam tapi kalian menunjukkan bahwa kalian begitu semangat dan peduli dengan kemajuan SMA Negeri Binsus Manado.”
Dikatakan, “Saya tidak bisa berikan apa-apa kepada kalian. Hanya doa saya lah untuk adik-adik supaya kalian sukses nanti di tahun-tahun yang akan datang.”

Hendra J. Massie juga memberikan nasihat kepada para Pengurus MPK OSIS yang baru dilantik untuk belajar dari para senior. “Menjadi Pengurus OSIS MPK tidak semudah yang kalian bayangkan. Di sana banyak tantangan, di sana banyak sindiran, dan belajarlah kepada kakak-kakak kalian. Tentunya nasihat dari kakak-kakak kalian sangat berarti.”
Ditambahkan, “Kerja baru dimulai, banyak tantangan adik-adik, ya. Baik dari teman-teman kalian bahkan dari guru-guru. Tapi, tantangan itu kalau kalian hadapi dengan senyum, dengan hati yang ikhlas pasti semua akan berlalu. Saya yakin dan percaya, kalian bisa mengerjakan semua itu dan bisa kalian bisa melewati semua itu.”
Kaos Kaki dan Topi Disita
Pantauan media ini, sementara upacara berlangsung, ada seorang murid laki-laki di lapangan hijau yang dipanggil oleh guru. Tampak dari kejauhan murid tersebut tiba-tiba melepaskan topi dan kaos kakinya, lalu menyerahkan ke guru tersebut, dan kembali lagi ke lapangan, ikut upacara.

Banyak Murid Terlambat
Upacara dimulai pukul 07.11 WITA. Saking banyaknya murid, upacara yang dilaksanakan di lapangan binsus tidak bisa menampungnya. Maka, hampir setengah lapangan rumput hijau pun dipadati oleh para murid.
Pukul 07.25 WITA, sewaktu upacara berlangsung, banyak murid yang datang memadati lapangan hijau tersebut. Bahkan hingga upacara selesai pun masih ada beberapa yang datang terlambat.***
Pewarta: Iwan Ngadiman

