Tompaso Barat, Merdeka17.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) menggelar Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Touure, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, pada Selasa, 4 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Peran Komunikasi Bisnis dalam Menunjang Ekonomi Keluarga di Era Digitalisasi”, yang bertujuan menerapkan ilmu komunikasi untuk membantu petani lokal dalam menghadapi tantangan pemasaran.
Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Dr. Grace J. Waleleng, S.Sos., M.Si. saat membuka acara menyatakan bahwa KKL ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Tujuan kegiatan ini agar mahasiswa dapat mengkombinasikan antara teori dan konsep yang dipelajari di ruang kelas dengan apa yang ada di lapangan,” ujarnya. Ia berharap mahasiswa dapat mengaitkan mata kuliah Komunikasi Bisnis dan Marketing Komunikasi dengan kebutuhan nyata di Desa Touure.
Hukum Tua Desa Touure Alfian Mokalu menyambut baik kehadiran mahasiswa dan memaparkan kendala utama yang dihadapi masyarakatnya. Ia menjelaskan bahwa sebagai desa yang mayoritas penduduknya petani, inovasi sangat dibutuhkan untuk bersaing. “Hal-hal yang inovatif dibutuhkan oleh petani sekarang. Karena kalau torang harus bakuat dengan pasar lokal, kita tidak bisa bertahan. Minimal kita harus kejar pasar minimarket atau pasar antarpulau,” ungkap Hukum Tua.
Menjawab kebutuhan tersebut, Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi Dra. Joanne Pingkan Tangkudung, M.Si. memaparkan strategi penerapan komunikasi bisnis. Ia menyoroti potensi besar desa, tidak hanya agrowisata hortikultura (tomat dan cabai), tetapi juga potensi wisata alam seperti jalur pendakian Gunung Soputan. Sebagai aksi nyata, ia menugaskan mahasiswa untuk membuat satu konten digital, baik foto maupun video, sebagai “hadiah” dan sarana promosi untuk Desa Touure.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Stefi Harilama, S.Sos., M.I.Kom., Ketua Panitia KKL Dr. Leviane J.H. Lotulung, S.Sos., M.I.Kom., para dosen, dan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama, sebagai simbol harapan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat untuk mengembangkan potensi desa melalui komunikasi digital.***
Penulis: Vira Emelin Kumaat, Desweetny Miyuki Violletta Singon
Editor: Iwan Ngadiman

