Merdeka17.id – Ketua K3S (kelompok kegiatan kepala sekolah) Kota Manado Lexie Palohoen mengatakan, semua satuan pendidikan fokus dulu pada Kurikulum Merdeka hingga akhir tahun ajaran 2024/2025.
Sebab, selama belum ada Peraturan Menteri terbaru yang membatalkan Kurikulum Merdeka maka kegiatan pembelajaran masih menggunakan Kurikukum Merdeka.
Hal ini dikatakan Lexie Palohoen terkait adanya wacana penggantian kurikulum baru setelah adanya menteri Pendidikan yang baru. Bahkan ada juga wacana mengaktifkan kembali Ujian Nasional yang selama ini hanya ujian sekokah.
“Saya sudah mengingatkan semua satuan pendidikan untuk tetap fokus karena tahun ajaran akan berakhir Juni 2025. Kalaupun ada perubahan ada kemungkinan diterapkan pada tahun ajaran baru,” kata Lexie Palohoen lagi.
Lexie Palohoen yang juga adalah Kepala Sekolah SD Katolik 17 Tarsisius Manado ini mengatakan, Kurikulum Merdeka sudah bagus dan mungkin akan lebih diperdalam lagi. Begitu juga dengan ujian sekolah dan ujian nasional, masing masing punya kekurangan dan kelebihan, tinggal bagaimana menentukan fokus arah pendidikan nasional ke depan.
Lebih jauh Lexie Palohoen menjelaskan, SD Katolik 17 Tarsisius Manado baru saja menyelesaikan kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil yang diawali dengan praktek.
Penerimaan rapor akan dilakukan sebelum memasuki masa libur sedangkan ibadah pohon terang nanti dilaksanakan awal Januari 2025 saat masuk sekolah. “Saat ini kami fokus pada minggu-minggu adven (penantian). Sebelum tanggal 24 Desember kami Katolik belum ada perayaan Natal,” katanya.
Dikatakan, masa perayaan Natal bagi Katolik mulai 25 Desember hingga awal Januari 2025,” ujar Polohoen.
“Untuk libur akhir semester, Natal dan Tahun Baru tetap mengikuti kalender pendidikan dari Dinas Dikbud Manado,” pungkasnya.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

