Manado, Merdeka17.id – Mobil Avansa DB 1908 MQ diduga mengalami kecelakaan tunggal di MORR III (Manado outer ring road; jalan lingkar luar Manado) pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 19.30 WITA.
Informasi di lapangan menyebutkan bahwa Avansa yang dikemudikan oleh seorang pria muda tersebut melaju dari arah Malalayang ke MORR III. Di sekitar depan Kantor Suzuki, sebelum jembatan, tiba-tiba kendaraan tersebut tidak bisa dikendalikan dan hampir masuk jurang dangkal di sisi kiri.

Dilihat dari keadaan dan posisi kendaraan, diduga kuat mobil menghantam pagar jembatan, mengakibatkan sisi kanan depan mobil rusak berat. “Setirnya patah, diduga menghantam dada si sopir,” kata seorang warga yang ikut menolong korban yang kakinya terjepit seraya menambahkan, “korban sudah tak sadarkan diri namun sekali-sekali mengerang kesakitan.”
Menurut keluarga korban yang mengaku adalah seorang polisi dari Polsek Malalayang bernama Bripka Pol. Stefanus Tondatuon yang dijumpai di TKP (tempat kejadian perkara) bahwa korban bernama Nathanael Albert Tenda, warga Malalayang I Lingkungan 5, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (sesuai KTP).

Sementara itu, menurut warga tadi, secara kebetulan ibu si korban menelefon. “Saya mengangkat HP yang bergetar, dan langsung melakukan video call untuk meyakinkan orang tua korban bahwa informasi ini benar,” kata warga.
Menurut warga tersebut, suasana di TKP sangat gelap. Beberapa orang yang kebetulan lewat bersama warga yang mulai banyak berdatangan, tanpa komando, segera berupaya mengeluarkan tubuh korban yang terjepit di tempat duduk. “Anggota Brimob–yang bermarkas tidak jauh dari TKP– segera membantu mengeluarkan korban, dan membawa ke rumah sakit.”***
Pewarta: Iwan Ngadiman

