Merdeka17.id – Ada yang unik dibalik acara Pengukuhan 8 (delapan) Guru Besar Unsrat dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Sam Ratulangi pada Senin, 29 September 2025 di Auditorium Unsrat.
Setelah dikukuhkan oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng. tampak dua guru besar baru, yakni Prof. Dr. Ir. Jola Josephien M. Roosje Londok, M.Si., IPU, ASEAN Eng. didampingi oleh suami Ir. John Ernst Gustaaf Rompis, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Wisje Lusia Toar, M.P. didampingi suami Prof. Dr. Ir. Laurentius J.M. Rumokoy, M.Sc., DESS., keduanya diarak pake bendi dari Auditorium Unsrat hingga ke Fapet Unsrat.

Tradisi dan khas Fakultas Peternakan Unsrat ini ternyata mulai dilakukan sejak Prof. Arie F. Wilar, drh. dikukuhkan sebagai guru besar saat itu (tahun 1985) di mana ada aturan tidak tertulis, yaitu bagi yang selesai dikukuhkan sebagai guru besar maka yang bersangkutan wajib diarak pake bendi dari Auditorium Unsrat hingga ke Fapet Unsrat yang diiringi musik bambu.

Selain itu, dikukuhkan juga enam Guru Besar lainnya, yakni: Prof. Dr. dr. Jeanette Irene Christiene Manoppo, Sp.A. (K) (FK); Prof. Ir. Isri Ronald Mangangka, M.Eng., Ph.D.; Prof. Dr. Eng. Ir. Liany Amelia Hendratta, M.Si.; Prof. Dr. Eng. Meita Rumbayan, S.T., M.Eng.; Prof. Dr. Eng. Ir. Lusia Manu, M.Sc.; dan Prof. Dr. Emma Valentina Teresha Senewe, S.H., M.H. (FH).***
Pewarta: Iwan Ngadiman

