Manado, Merdeka17.id – Kepala Sekolah SD Negeri 16 Manado Venny Assa mengatakan bahwa sedapat mungkin memanfaatkan dana BOS sesuai peruntukan. Apalagi pencairannya kini harus setiap bulan dan perlu ada rekomendasi dari Dinas Dikbud Kota Manado.
Saat ditemui di kantornya pada Kamis, 13 Februari 2025 Venny Assa menjelaskan, pihaknya sangat berhati-hati dalam penggunaan dana BOS agar jangan sampai ada TGR (tuntutan ganti rugi, red) lagi.
“Kami membelanjakan dana BOS sesuai RKAS yang disusun bersama untuk kebutuhan siswa termasuk belanja modal seperti pembelian buku-buku mata pelajaran,” kata Venny Assa.
Walaupun begitu, dia meralat kembali bahwa saat ini pembelian buku masih di-pending karena menjaga kemungkinan ada perubahan kurikulum mulai tahun ajaran baru 2025/2026.
Dijelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus pada penerapan kebijakan Kemdikdasmen tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cepat.
Mengenai SAIH (Senam Anak Indonesia Hebat), kini pihaknya melaksanakannya tiga kali seminggu. “Anak-anak banyak yang sudah bisa mengikuti. Bahkan ada tim yang akan ikut lomba pada akhir Februari 2025 nanti,” katanya.***
Kontributor: Meldi Sahensolar
Editor: Iwan Ngadiman

